Rabu, 13 Februari 2013

RESEP AWUG AWUG TEPUNG BERAS KHAS BANDUNG ASLI

Dulu sewaktu kuliah di Bandung sering main ke cicadas Jalan Ahmad Yani Kecamatan Cibeunying, untuk mencari makanan biasanya sering melihat penjual awug - awug beras dengan tulisan di gerobaknya Awug beras Cibeunying Asli. Awug adalah jajanan tradisional asli khas Bandung yang terbuat dari tepung beras atau tepung ketan, kelapa, aroma daun pandan, dan gula merah. Mirip dengan kue putu, bedanya kalau putu dikukus di dalam potongan bambu kecil sedangkan awug dikukus di dalam wadah yang berbentuk gunungan lancip, mirip gunungan nasi tumpeng. Potongan gula merah dicampur sedemikian rupa sehingga berbentuk mozaik. Awug rasanya manis dan legit, lebih enak dimakan pada sore dan malam hari dalam keadaan masih panas. Saya perhatikan penjual Awug ini tersebar hampir di seluruh kota bandung dan Jawa Barat dan sekitarnya, seperti di Cleunyi, Cibiru, sampai ke Kota Sumedang, Namun yang paling enak rasanya adalah Awug beras Cibeunying Cicadas dapat dibeli sepanjang Jalan Ahmad Yani dan di daerah Rumah Sakit Santo Yusup. Berikut Resep Awug beras enak yang dilengkapi dengan cara mudah bikin awug beras sendiri :

BAHAN :

  • 1,5 kg tepung beras yg sudah diolah setengah matang.
  • 500 gram gula merah disisir halus (aslinya 750 gr, tapi ternyata menurutku terlalu manis)
  • 1 butir kelapa setengah tua, parut memanjang
  • garam 2 sdt
  • air 500 ml. (garam dilarutkan dalam air)
  • beberapa lembar daun pandan
CARA MEMASAK AWUG TEPUNG BERAS KHAS BANDUNG :
  1. siapkan kukusan kerucut dan dandang tinggi (seeng kalo orang sunda bilang), didihkan air sampe beruap banyak, bisa juga air kukusan diberi daun pandan agar wangi.
  2. siapkan kukusan bambu, (supaya berdiri saya taruh dipanci kosong yang tinggi).
  3. campurkan 1/2 butir kelapa parut dengan tepung beras, beri air garam sedikit2, aduk hingga lembab dan berbutir2.beri beberapa lembar daun pandan di dinding kukusan., kemudian sendokan gula merah, tepung beras secara berselang seling sampai habis.memberikan lapisan gula merah, jangan terlalu tebal, cukup tipis saja. Sedangkan lapisan tepung beras agak lebih tebal.
  4. lapisan tepung terakhir agak dikumpulkan ditengah jangan melebar ke pinggiran kukusan bambu. tutup dengan daun pisang, setelah itu tutup dengan tutup panci. kukus sampai matang. Cek 15 menit kemudian, lihat apakah sudah padat menyatu, jika belum, berikan waktu 5 menit lagi dan cek kembali. setelah matang angkat, tumpahkan sekaligus diatas tampah atau baskom besar beralas daun pisang. bentuk kerucutnya itu unik.

0 komentar

Posting Komentar